Deskripsi Publikasi
Tanah yang terasa diam ternyata merupakan bagian dari Bumi yang terus berubah. Ketika Bumi Bergoyang mengikuti pertanyaan Lila dan Bimo tentang hubungan antara gerak di bawah kaki, batuan, dan guncangan yang dapat dirasakan di permukaan. Buku sains bergambar ini terutama membahas gempa tektonik. Narasi dan diagram membantu anak membangun pemahaman awal tentang proses gempa melalui petunjuk yang dapat dibaca, sambil menghubungkan pengetahuan alam dengan persiapan yang sesuai di lingkungan keluarga serta sekolah.
Pada seri keenam belas Jelajah Alam Nusantara, pembaca mencocokkan arah panah, menghubungkan bagian model, dan menjelaskan alasan dari pengamatan. Pengetahuan tentang gempa disampaikan bersama keterbatasan yang perlu dipahami: waktu, lokasi, dan magnitudo gempa tertentu tidak disajikan sebagai sesuatu yang dapat ditebak secara tepat. Buku mendorong kebiasaan memeriksa pesan berantai, membaca informasi BMKG, dan mengikuti arahan pihak berwenang. Bagian kegiatan mengajak pembaca menyampaikan penjelasan, menunjuk bukti, serta memikirkan langkah persiapan bersama pendamping.
Ditulis Tim Baca Gratis dan diterbitkan Yayasan Mengeja Indonesia, bacaan ini dapat digunakan untuk pengayaan geologi serta percakapan kesiapsiagaan yang tenang dan berbasis pengetahuan. Guru dan orang tua dapat mengaitkannya dengan latihan serta rencana di tempat masing-masing. Kaitan tematik dengan SDG 4 muncul melalui literasi sains dan pemeriksaan sumber informasi. Kaitan dengan SDG 11 didasarkan pada pembelajaran risiko gempa, persiapan keluarga, dan kerja sama agar permukiman serta komunitas lebih siap menghadapi bencana.
Dasar keterkaitan SDGs
SDG 4: Penjelasan gempa dan pemeriksaan informasi mengembangkan literasi sains. SDG 11: Kesiapsiagaan gempa dan rencana bersama keluarga berhubungan dengan pengurangan risiko bencana di permukiman. Pemetaan editorial berdasarkan isi PDF; tidak menyatakan sertifikasi atau dampak terukur.
Ikon SDGs © Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penggunaan ikon tidak menyatakan dukungan PBB.