Deskripsi Publikasi
Sebuah lampu menyala dan kipas berputar, tetapi dari mana energi untuk keduanya berasal? Dari Matahari ke Stopkontak mengajak anak menelusuri perubahan energi sebelum sampai pada peralatan yang membantu kehidupan sehari-hari. Bersama Lila dan Bimo, pembaca mengikuti gambar, membandingkan pembangkit, dan menyusun jalur energi dengan kartu. Buku sains bergambar ini membuka percakapan tentang listrik dengan menekankan hubungan proses dan sumber, sehingga energi tidak dipahami seolah-olah muncul begitu saja dari stopkontak.
Seri kedua puluh dua Jelajah Alam Nusantara mengajak anak memperhatikan apa yang berubah pada setiap langkah dan mempertimbangkan perbedaan sumber energi. Pembahasan juga menunjukkan bahwa penyediaan energi memerlukan bahan, tempat, dan kerja manusia. Sumber terbarukan tetap perlu direncanakan dengan memperhatikan lingkungan, sementara penggunaan energi perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Kegiatan belajar memakai kertas dan gambar bersama pendamping. Anak diajak memikirkan kebiasaan seperti menggunakan cahaya siang yang cukup dan menyalakan lampu ketika diperlukan, tanpa melakukan percobaan pada instalasi listrik.
Bacaan karya Tim Baca Gratis yang diterbitkan Yayasan Mengeja Indonesia ini dapat mendampingi pengayaan sains di rumah dan sekolah. Guru serta orang tua dapat memakai kartu dan pertanyaannya untuk membicarakan pilihan energi secara masuk akal. Kaitan dengan SDG 4 terletak pada literasi sains dan penjelasan perubahan energi. Pembahasan sumber listrik serta penghematan berkaitan dengan SDG 7, sedangkan kebiasaan memenuhi kebutuhan dengan energi yang tidak terbuang menjadi dasar kaitan tematik dengan SDG 12.
Dasar keterkaitan SDGs
SDG 4: Kartu jalur energi dan perbandingan pembangkit mendukung pembelajaran sains. SDG 7: Sumber listrik, energi terbarukan, dan efisiensi energi dibahas langsung. SDG 12: Penggunaan energi sesuai kebutuhan dan pengurangan pemborosan merupakan muatan pilihan sehari-hari. Pemetaan editorial berdasarkan isi PDF; tidak menyatakan sertifikasi atau dampak terukur.
Ikon SDGs © Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penggunaan ikon tidak menyatakan dukungan PBB.