PDF Terbitan Lain 2024

Strategi dan Program Bawaslu dalam Pencegahan Pelanggaran Kampanye di Ruang Digital, Hoax, SARA, dan Ujaran Kebencian

Fiska Maulidian Nugroho

Buku ini merupakan policy paper yang membahas strategi dan program Bawaslu dalam mencegah pelanggaran kampanye di ruang digital, termasuk hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian. Isinya menekankan bahwa keempat ancaman tersebut menjadi tantangan serius bagi demokrasi karena dapat memicu polarisasi, konflik sosial, hingga kekerasan...

Penerbit
Tim Pelatihan dan IKP
Tahun Terbit
2024
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
434. Strategi dan Program Bawaslu dalam Pencegahan Pelanggaran Kampanye di Ruang Digital, Hoax, SARA, dan Ujaran Kebencian.pdf 2.37 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku ini merupakan policy paper yang membahas strategi dan program Bawaslu dalam mencegah pelanggaran kampanye di ruang digital, termasuk hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian. Isinya menekankan bahwa keempat ancaman tersebut menjadi tantangan serius bagi demokrasi karena dapat memicu polarisasi, konflik sosial, hingga kekerasan. Oleh karena itu, Bawaslu merumuskan kebijakan berbasis analisis SWOT untuk menghadirkan solusi yang komprehensif. Selain menguraikan dinamika kampanye digital dan penyebaran hoaks, buku ini juga menyoroti peran teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), yang semakin memengaruhi ruang publik. Tantangan seperti serangan siber, disinformasi, dan manipulasi opini publik menjadi perhatian utama. Bawaslu menekankan perlunya penguatan regulasi, optimalisasi sumber daya manusia, serta perhatian khusus bagi wilayah 3T agar pencegahan pelanggaran lebih merata. Buku ini menawarkan strategi pencegahan yang meliputi literasi digital, edukasi politik sejak dini, kolaborasi lintas sektor, serta pemutakhiran sarana teknologi informasi. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan masyarakat lebih kritis dalam menyikapi informasi, sementara penyelenggara pemilu mampu menjaga integritas proses demokrasi. Tujuan akhirnya adalah menciptakan pemilu yang aman, damai, dan bebas dari ancaman hoaks, SARA, maupun ujaran kebencian.