PDF Terbitan Lain 2024

Pengembangan Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan: Membangun Kolaborasi Pencegahan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan

Masykurudin Hafidz

Buku ini merupakan policy paper yang berfokus pada pengembangan Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan sebagai instrumen strategis untuk mencegah pelanggaran. Isinya menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu, KPU, pemerintah, aparat penegak hukum, serta masyarakat sipil dalam membangun sistem pencegahan yang lebih komprehen...

Penerbit
Tim Pelatihan dan IKP
Tahun Terbit
2024
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
430. Pengembangan Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Membangun Kolaborasi Pencegahan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan.pdf 3.23 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku ini merupakan policy paper yang berfokus pada pengembangan Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan sebagai instrumen strategis untuk mencegah pelanggaran. Isinya menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu, KPU, pemerintah, aparat penegak hukum, serta masyarakat sipil dalam membangun sistem pencegahan yang lebih komprehensif. Dengan pendekatan berbasis data, indeks ini diharapkan mampu menjadi alat deteksi dini terhadap potensi kerawanan. Selain itu, buku ini membahas pengalaman penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu sebelumnya dan bagaimana hasilnya dapat dijadikan rujukan untuk perbaikan berkelanjutan. Pemetaan kerawanan tidak hanya dilakukan pada tahapan resmi pemilu, tetapi juga pada periode non-tahapan yang sering kali menyimpan risiko tersembunyi. Dengan demikian, indeks ini berfungsi sebagai panduan kebijakan sekaligus sarana edukasi bagi semua pemangku kepentingan. Buku ini juga menekankan perlunya membangun budaya pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Pencegahan pelanggaran pemilu tidak bisa hanya mengandalkan lembaga pengawas, tetapi harus menjadi gerakan bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan kualitas demokrasi Indonesia dapat meningkat, serta praktik curang seperti politik uang dan manipulasi suara dapat diminimalisir secara signifikan.