PDF Buku 2025

Urgensi Identifikasi Pengiriman E-mail Palsu pada Layanan Komunikasi Bawaslu untuk Antisipasi Kebocoran Data Dan Informasi Berbasis Artificial Intelligence

Dr. Dandy Pramana Hostiadi, S.Kom., M.T, Dr. Gede Angga Pradipta, S.T., M.Eng., Dr. Putu Desiana Wulaning Ayu, S.T., M.T.

Buku ini membahas secara komprehensif tantangan keamanan komunikasi digital yang dihadapi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di tengah meningkatnya ancaman siber, khususnya melalui pengiriman e-mail palsu atau phishing. Sebagai lembaga strategis dalam menjaga integritas Pemilu, Bawaslu mengelola data dan informasi yang bers...

Penerbit
Tim Kajian Strategis
Tahun Terbit
2025
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
104. Urgensi Identifikasi Pengiriman E-mail Palsu pada Layanan Komunikasi Bawaslu untuk Antisipasi Kebocoran Data Dan Informasi Berbasis Artificial Intelligence.pdf 5.21 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku ini membahas secara komprehensif tantangan keamanan komunikasi digital yang dihadapi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di tengah meningkatnya ancaman siber, khususnya melalui pengiriman e-mail palsu atau phishing. Sebagai lembaga strategis dalam menjaga integritas Pemilu, Bawaslu mengelola data dan informasi yang bersifat sensitif, sehingga memerlukan sistem komunikasi yang aman, andal, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui pendekatan teoritis dan empiris, buku ini menguraikan konsep dasar komunikasi e-mail, sejarah perkembangannya, serta peran penting e-mail dalam birokrasi pemerintahan. Penulis menjelaskan bagaimana e-mail menjadi tulang punggung komunikasi organisasi modern, sekaligus membuka celah terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan seperti mail spoofing, spearphishing, account cracking, dan penyebaran malware yang dapat berujung pada kebocoran data dan disinformasi. Buku ini secara khusus menyoroti bentuk-bentuk kejahatan siber berbasis e-mail yang berpotensi menyerang lingkungan Bawaslu. Analisis dilakukan secara teknis melalui pembacaan struktur header dan body e-mail, pemetaan topologi jaringan, serta identifikasi pola serangan. Pendekatan ini memberikan gambaran nyata mengenai kerentanan sistem komunikasi e-mail jika tidak dilengkapi dengan mekanisme pengamanan yang memadai. Keunggulan utama buku ini terletak pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi inovatif dalam mendeteksi e-mail palsu. Penulis memaparkan penerapan berbagai metode kecerdasan buatan dan machine learning untuk mengidentifikasi pola phishing secara real-time dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Selain itu, buku ini juga membahas implementasi pengamanan e-mail melalui enkripsi, mail filtering, multifactor authentication, IDS/IPS, serta penguatan kesadaran keamanan sumber daya manusia. Secara keseluruhan, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, praktisi teknologi informasi, pengambil kebijakan, serta aparatur pemerintahan yang peduli terhadap keamanan data dan informasi. Dengan menggabungkan aspek teknis, kelembagaan, dan strategis, buku ini tidak hanya menawarkan solusi teknologi, tetapi juga menekankan pentingnya budaya keamanan digital dalam menjaga kepercayaan publik dan integritas demokrasi di era transformasi digital.