PDF Buku 2026

Bingkai Demokrasi di Nusa Cendana: Potret Pengawasan Pemilu dan Pemilihan di Nusa Tenggara Timur

Hasan Suwari Selolong, Amrunur Muh Darwan, S.Si, Nonato Da Purificacao Sarmento, S.Si Melpi Minalria Marpaung, S.T., S.H., M.H., Paulus Ferianus Ivodius Bogar, S.H., Dikson Hau Pia, S.H., Heppy Oktavia, S.Pd., Muhamad Hamka, Miftah Faridl, Salim Suro Ratu, Muhammad Fathuda, S.Kom, Anwar Engga, S.H., Ernesta Katana, Agusalim Namaraga, Zakarias Ola Atasoge, Christafora Fernandez, S.STP., Yohanes Manasye, S.Pd.,, Sri Demu Alemina Br. Bangun, SE, Fajar D. Bani Mesa, S.AP., M.AP, Rico J. Laitera, Angga Setiawan, Sebastianus Fernandez, Walterius Niku, Maksimilianus Ukut,S.Fil.,M.Th., Maria Yulita Sarina, S.E., Hilarius Bria Suri, S.H., Emanuel Koro, S.Pd., Dedan Median Aty, S.Pd., Muhammad Rifai, Muhajir Latif, S.Pd., Martinus Rudolf Walangara, S.P., Antonius Ndiwal

Buku ini menghadirkan potret demokrasi di Nusa Tenggara Timur dengan fokus pada dinamika pengawasan pemilu dan pemilihan. Penulis menyoroti bagaimana praktik demokrasi dijalankan di daerah dengan tantangan geografis dan sosial yang unik, serta bagaimana masyarakat berpartisipasi dalam menjaga integritas proses politik. Selain it...

Penerbit
Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur
Tahun Terbit
2026
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
390. Bingkai demokrasi di Nusa Cendana potret pengawasan pemilu dan pemilihan kepala daerah di Nusa Tenggara Timur.pdf 9.31 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku ini menghadirkan potret demokrasi di Nusa Tenggara Timur dengan fokus pada dinamika pengawasan pemilu dan pemilihan. Penulis menyoroti bagaimana praktik demokrasi dijalankan di daerah dengan tantangan geografis dan sosial yang unik, serta bagaimana masyarakat berpartisipasi dalam menjaga integritas proses politik. Selain itu, buku ini menguraikan peran lembaga pengawas pemilu, aktivis, dan masyarakat sipil dalam memastikan transparansi serta akuntabilitas. Berbagai kasus, pengalaman, dan refleksi lokal ditampilkan untuk menunjukkan bagaimana pengawasan menjadi bagian penting dalam memperkuat demokrasi di tingkat daerah. Pada akhirnya, karya ini tidak hanya menjadi dokumentasi pengalaman demokrasi di NTT, tetapi juga menawarkan pelajaran berharga bagi daerah lain di Indonesia. Dengan bahasa yang lugas dan analisis yang tajam, buku ini mengajak pembaca memahami demokrasi sebagai proses yang terus berkembang dan membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak.