PDF Buku 2025

Tridaya Pengawas: Antologi Puisi Bawaslu Kabupaten Temanggung

Roni Nefriyadi

Sebuah koleksi puisi yang mengungkapkan perasaan dan refleksi para pengawas Pemilu dalam menjalankan tugas mulia mereka. Buku ini menampilkan berbagai puisi yang menggambarkan perjalanan pengawasan Pemilu, tantangan yang dihadapi, serta komitmen mereka untuk menjaga integritas demokrasi. Melalui karya-karya sastra ini, para peng...

Penerbit
Bawaslu Kabupaten Temanggung
Tahun Terbit
2025
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
24. Tridaya Pengawas Antologi Puisi Bawaslu Kabupaten Temanggung.pdf 2.12 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Sebuah koleksi puisi yang mengungkapkan perasaan dan refleksi para pengawas Pemilu dalam menjalankan tugas mulia mereka. Buku ini menampilkan berbagai puisi yang menggambarkan perjalanan pengawasan Pemilu, tantangan yang dihadapi, serta komitmen mereka untuk menjaga integritas demokrasi. Melalui karya-karya sastra ini, para pengawas mencurahkan pemikiran dan perasaan mereka mengenai pentingnya keadilan, kejujuran, dan integritas dalam proses pemilihan umum, sekaligus menggambarkan peran mereka dalam memerangi politik uang dan segala bentuk kecurangan. Antologi ini tidak hanya berisi ekspresi individual, tetapi juga menyuarakan semangat kolektif dari seluruh jajaran pengawas yang terlibat dalam Pemilu 2024. Dengan menggunakan metafora dan simbolisme yang kuat, setiap puisi menceritakan perjuangan pengawas yang harus melawan segala godaan dan rintangan, seperti politik uang dan manipulasi suara. Buku ini menekankan bahwa pengawas bukan hanya pelaksana tugas administratif, tetapi juga pejuang demokrasi yang menjaga suara rakyat tetap bersih dan sah. Sebagai karya sastra yang unik, Tridaya Pengawas memberikan kontribusi yang berarti tidak hanya dalam konteks pengawasan Pemilu, tetapi juga dalam dunia sastra Indonesia. Buku ini menjadi bukti bahwa di balik setiap tahapan pemilu yang tampak teknis, ada dedikasi, perjuangan, dan pengorbanan yang tidak terlihat. Diharapkan, antologi puisi ini bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih memahami dan menghargai pentingnya demokrasi yang bersih, serta mengingatkan kita semua akan tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan bangsa.