Deskripsi Publikasi
Buku Serial Evaluasi Pilkada Serentak di Indonesia: Bawaslu Provinsi Sumatera Utara ini menyajikan evaluasi yang komprehensif terhadap penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang berlangsung di Provinsi Sumatera Utara, terutama selama periode 2015 hingga 2020. Buku ini memberikan gambaran mendalam tentang pelaksanaan tahapan pilkada, pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu, serta tantangan yang dihadapi oleh pengawas pemilu di lapangan. Salah satu fokus utama dari buku ini adalah evaluasi terhadap proses pemutakhiran data pemilih (Coklit) di tengah pandemi COVID-19 yang mempengaruhi tahapan Pilkada 2020, serta dampaknya terhadap kualitas data pemilih. Buku ini juga membahas tentang dinamika politik uang yang terjadi dalam Pilkada, dengan studi kasus yang diambil dari enam kabupaten/kota di Sumatera Utara. Penulis mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan praktik politik uang terus berlangsung dan bagaimana pengawasan Bawaslu berusaha untuk mencegahnya. Buku ini mengungkapkan strategi-strategi yang digunakan oleh Bawaslu dalam memerangi praktik politik uang, termasuk dengan memperkuat pemantauan pada kampanye, verifikasi dana kampanye, serta melibatkan masyarakat dalam pengawasan. Selain itu, buku ini menyajikan studi mengenai persepsi masyarakat terhadap netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam Pilkada 2018, serta potret ketidakpuasan pencari keadilan yang mengajukan sengketa hasil pilkada. Buku ini memberikan rekomendasi mengenai perbaikan regulasi dan strategi pengawasan di masa depan, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan memastikan Pilkada yang lebih transparan, adil, dan bebas dari praktik kecurangan. Sebagai referensi penting, buku ini tidak hanya untuk Bawaslu dan penyelenggara pemilu, tetapi juga bagi para akademisi dan masyarakat yang tertarik dengan studi pemilu di Indonesia.