PDF Buku 2020

Serial Evaluasi Pilkada Serentak di Indonesia: Bawaslu Provinsi DKI Jakarta

Muhammad Jufri, Burhanuddin, Puadi Siti Khopipah, Sitti Rakhman, Mahyudin, Irwan Supriyadi Rambe, M Halman Muhdar, Oding Junaidi, Cecep A Rukman, Ahmad Zubadillah, Jomson Saut, Martinus Samosir, Abdul Roup, Roy Sofia Fatra Sinaga, Fitriani, Budi Iskandar Pulungan, Syukur Yakub, Muchtar Taufiq, Abdul Salam, Ahmad Syarifudin, Munandar Nugraha, Prayogo Bekti Utomo, Siti Aminah, Tami Widi Astuti, Ardhana Ulfa Azis, Sali Imaduddin, Syaripudin, Mochamad Dimyati, Ulil Amri, Agustinus Benny Sabdo, Ahmad Fiqri, Nur Hamidah, Salman Alfarizi, Rini Rianti, Putri Usmawati, Andi Maulana, Bahrur Rosi, Moh Sitoh, Anang

Buku Serial Evaluasi Pilkada Serentak di Indonesia: Bawaslu Provinsi DKI Jakarta adalah hasil riset mendalam yang disusun oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017. Buku ini mengupas berbagai masalah yang muncul selama proses pilkada, dengan fokus utama pada m...

Penerbit
Bawaslu Provinsi DKI Jakarta
Tahun Terbit
2020
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
304. Serial Evaluasi Pilkada Serentak di Indonesia Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.pdf 3.7 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku Serial Evaluasi Pilkada Serentak di Indonesia: Bawaslu Provinsi DKI Jakarta adalah hasil riset mendalam yang disusun oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017. Buku ini mengupas berbagai masalah yang muncul selama proses pilkada, dengan fokus utama pada masalah terkait Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan daftar pemilih tetap (DPTb), yang menjadi isu besar pada pemilihan tersebut. Salah satu temuan penting yang dibahas adalah ketidakakuratan dalam pendataan pemilih yang mengakibatkan banyak warga yang tidak dapat memberikan suara meskipun memiliki KTP elektronik, serta masalah terkait pengawasan pemutakhiran data pemilih yang tidak berjalan optimal. Selain itu, buku ini menyajikan evaluasi terhadap pelaksanaan pengawasan kampanye, politik uang, dan pelanggaran politik identitas yang muncul selama kampanye Pilgub DKI 2017. Buku ini menyoroti bagaimana politik uang menjadi masalah yang terus muncul meskipun ada pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu. Melalui analisis studi kasus dan temuan di lapangan, buku ini memberikan wawasan tentang bagaimana pengawasan terhadap praktik politik uang dapat ditingkatkan dengan metode yang lebih efektif dan melibatkan lebih banyak partisipasi masyarakat dalam pengawasan. Sebagai bagian dari upaya memperbaiki sistem pemilu di Indonesia, buku ini menyarankan beberapa perubahan dalam regulasi dan prosedur pengawasan, termasuk peningkatan kapasitas penyelenggara pemilu dan pengawas untuk memastikan kualitas data pemilih yang lebih baik di masa depan. Buku ini sangat berguna sebagai referensi bagi para pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi pemilu yang tertarik dalam memahami dinamika pilkada, serta memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan dalam pengawasan pemilu yang lebih transparan dan adil di masa mendatang.