PDF Buku 2025

Representasi Gender dalam Kancah Politik Indonesia: Tantangan dan Peluang Pasca Pemilu 2024

Silkania Swarizona, S.IP., M.IP., Mi’rojul Huda, S.IP., M.IP.

Buku Representasi Gender dalam Kancah Politik Indonesia: Tantangan dan Peluang Pasca Pemilu 2024 mengupas isu penting mengenai keterwakilan perempuan dalam politik Indonesia, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi serta peluang yang muncul pasca Pemilu 2024. Penulis menggunakan pendekatan feminisme untuk menganalisis kesetara...

Penerbit
Tim Kajian Strategis
Tahun Terbit
2025
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
114. Representasi Gender dalam Kancah Politik Indonesia Tantangan dan Peluang Pasca Pemilu 2024.pdf 4.92 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku Representasi Gender dalam Kancah Politik Indonesia: Tantangan dan Peluang Pasca Pemilu 2024 mengupas isu penting mengenai keterwakilan perempuan dalam politik Indonesia, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi serta peluang yang muncul pasca Pemilu 2024. Penulis menggunakan pendekatan feminisme untuk menganalisis kesetaraan gender dalam berbagai elemen politik, seperti legislatif, eksekutif, serta penyelenggara pemilu. Buku ini juga menyoroti bagaimana partai politik, meskipun sudah mengadopsi kebijakan kuota perempuan, masih menghadapi kendala besar dalam mencapai angka representasi perempuan yang signifikan di tingkat legislatif dan eksekutif. Selanjutnya, buku ini membahas sejarah perjuangan perempuan dalam perpolitikan Indonesia, mulai dari era kolonial hingga era reformasi. Penulis menjelaskan bagaimana perempuan telah berjuang untuk mendapatkan hak politik mereka, mengingat bahwa di banyak negara, termasuk Indonesia, keterwakilan perempuan di lembaga politik masih sangat rendah meski ada kebijakan afirmasi seperti kuota 30 persen. Dalam konteks ini, buku ini menawarkan analisis mendalam mengenai pengaruh kebijakan tersebut terhadap peningkatan jumlah perempuan di partai politik dan legislatif, serta penghalang struktural yang masih ada dalam dunia politik yang didominasi oleh laki-laki. Buku ini tidak hanya memberikan gambaran tentang situasi saat ini, tetapi juga menawarkan rekomendasi yang konkret untuk memperbaiki representasi gender dalam politik. Penulis mendorong semua pihak, terutama partai politik dan penyelenggara pemilu, untuk lebih mengutamakan kebijakan responsif gender yang lebih inklusif. Dengan pemikiran yang kritis dan analisis berbasis data, buku ini bertujuan untuk mendorong perubahan nyata dalam peran perempuan di dunia politik Indonesia, sehingga dapat tercipta masyarakat yang lebih setara dan demokratis.