Deskripsi Publikasi
Buku ini menguraikan peran strategis media massa dan media sosial dalam menghadapi tantangan disinformasi pada penyelenggaraan pemilu. Fokus utamanya adalah bagaimana mengelola risiko penyebaran berita bohong yang berpotensi mengganggu stabilitas demokrasi dan kepercayaan publik. Penulis membedah berbagai mekanisme disinformasi, mulai dari hoaks hingga manipulasi konten yang kerap muncul di ruang digital. Melalui pendekatan manajemen risiko, buku ini menawarkan langkah-langkah preventif untuk memitigasi dampak negatif dari informasi palsu yang tersebar luas. Karya ini juga menekankan pentingnya literasi digital serta kolaborasi kuat antara penyelenggara pemilu, media, dan masyarakat. Harapannya, buku ini dapat menjadi panduan praktis dalam menjaga integritas pemilu dari ancaman polarisasi di era informasi.