Deskripsi Publikasi
Buku ini mengupas tentang proses penyelenggaraan Pilkada di Provinsi Banten, dengan fokus pada pencegahan pelanggaran dan pengawasan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Penulis mengedepankan pentingnya pengawasan yang transparan dan akuntabel, serta peran Bawaslu dalam menjaga integritas Pilkada dari praktik kecurangan, politik uang, hingga manipulasi administratif. Pembaca diajak untuk memahami strategi pengawasan yang telah diterapkan serta tantangan yang dihadapi dalam rangka menciptakan pemilu yang bersih. Pentingnya manajemen risiko dalam Pilkada Banten juga menjadi sorotan utama dalam buku ini. Penulis menjelaskan bagaimana Bawaslu memetakan kerawanan pemilu melalui Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk mengidentifikasi daerah dengan risiko tinggi, sedang, dan rendah. Dengan menggunakan data berbasis fakta, buku ini memberikan wawasan tentang upaya pencegahan yang sistematis dan berbasis regulasi serta pentingnya kolaborasi dengan masyarakat dalam proses pengawasan. Buku ini juga memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengawasan Pilkada, seperti politik identitas, ketidaksetaraan sosial-ekonomi, dan kesulitan akses informasi. Penguatan kapasitas pengawas, pemanfaatan teknologi dalam pengawasan, serta peningkatan peran aktif masyarakat diharapkan dapat menghasilkan Pilkada yang lebih bersih, transparan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi lokal.