PDF Buku 2025

Mengawal Kemurnian Data Pemilih Catatan Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada Jawa Timur 2024

Eka Rahmawati, S.Sos.,C.Med; Dr. Kris Nugroho, Drs.,MA; Abd. Mu'id Aris Shofa, M.Sc; Rudi Wibowo. S.E,MM; Habibur Rohman, S.Pd.I.,C.Med; Sholikhul Huda, S.Sy.,C.Med; Nabrisi Rohid, M.Pd.,M.M.,C.Med; Sarwi Ruci, S.E.,C.Med; Yogi Eka Cholid Farobi, S.Sos.,C.Med; Moh. Ramzi, S.Pd.I.,C.Med; Jaka Wandira, S.Sos.,C.Med; Andhika Wijaya, S.IAN; Maulana Hasun, S.H.,M.H; Ghaniy Hakim Larasadi, S.E; Muchammad Syuhada’, S.Pd.,M.Pd.-2025-06-12 09:24:05

Buku Mengawal Kemurnian Data Pemilih: Catatan Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada Jawa Timur 2024 membahas upaya pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam memastikan integritas dan akurasi data pemilih selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Buku ini memberikan gambaran mendalam tentang...

Penerbit
Bawaslu Provinsi Jawa Timur
Tahun Terbit
2025
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
125. Mengawal Kemurnian Data Pemilih Catatan Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada Jawa Timur 2024.pdf 6.38 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku Mengawal Kemurnian Data Pemilih: Catatan Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada Jawa Timur 2024 membahas upaya pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam memastikan integritas dan akurasi data pemilih selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Buku ini memberikan gambaran mendalam tentang tantangan dalam penyusunan dan pemutakhiran daftar pemilih, terutama yang terkait dengan pemilih yang tidak memenuhi syarat atau kesalahan pencatatan. Penulis menggarisbawahi pentingnya pengawasan terhadap proses ini untuk menghindari ketidakakuratan yang dapat merusak kualitas pemilu. Selain itu, buku ini menyoroti beberapa masalah mendasar dalam pemutakhiran data pemilih, seperti pemilih yang sudah meninggal namun masih terdaftar, serta permasalahan pemilih ganda. Bawaslu juga menghadapi tantangan besar dalam pengawasan di daerah-daerah terpencil atau perbatasan, di mana keterbatasan akses dan kesadaran masyarakat menjadi hambatan utama. Buku ini tidak hanya memaparkan masalah, tetapi juga menawarkan solusi praktis untuk meningkatkan proses pemutakhiran data pemilih, termasuk peran serta masyarakat dalam melaporkan ketidaksesuaian. Akhirnya, buku ini menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan masyarakat dalam menjaga kualitas data pemilih. Penulis memberikan rekomendasi untuk perbaikan sistem pemutakhiran data di masa mendatang, yang mencakup perbaikan regulasi dan peningkatan transparansi. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai proses ini, diharapkan Pemilu di Jawa Timur 2024 dapat berlangsung lebih akurat dan demokratis.