Deskripsi Publikasi
Buku ini membahas upaya membangun demokrasi yang damai melalui penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Tanah Papua, wilayah yang memiliki karakteristik sosial, budaya, dan politik yang khas. Fokus utama buku ini adalah pada pentingnya strategi komunikasi politik yang inklusif serta penerapan manajemen risiko untuk mencegah konflik dan menjaga stabilitas selama tahapan Pilkada berlangsung. Dalam pembahasannya, buku ini menguraikan berbagai potensi kerawanan Pilkada di Papua, mulai dari dinamika elite lokal, partisipasi masyarakat adat, hingga tantangan geografis dan keamanan. Penulis menekankan bahwa komunikasi yang sensitif terhadap konteks lokal serta pemetaan risiko yang tepat merupakan kunci untuk meminimalkan eskalasi konflik dan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Buku ini ditujukan bagi penyelenggara pemilu, pengawas, aparat pemerintah daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam proses Pilkada. Dengan pendekatan praktis dan berbasis pengalaman lapangan, buku ini menjadi referensi penting dalam merancang Pilkada yang aman, partisipatif, dan berorientasi pada perdamaian berkelanjutan di Tanah Papua.