PDF Buku 2025

Jejak-Jejak Pengawasan Pemilu Serentak 2024 di Kota Putri Tujuh

Agustri, Yossi Renaldi, Yeni Kartini

Buku berjudul "Jejak-Jejak Pengawasan Pemilu Serentak 2024 di Kota Putri Tujuh" merupakan karya yang ditulis oleh Agustri, Yeni Kartini, dan Yossi Rinaldi 1. Buku ini diterbitkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai catatan sejarah dan dokumentasi komprehensif mengenai seluruh tahapan pengawasan pemilihan umum ta...

Penerbit
Bawaslu Kota Dumai
Tahun Terbit
2025
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
244. Jejak-Jejak Pengawasan Pemilu Serentak 2024 di Kota Putri Tujuh.pdf 7.46 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku berjudul "Jejak-Jejak Pengawasan Pemilu Serentak 2024 di Kota Putri Tujuh" merupakan karya yang ditulis oleh Agustri, Yeni Kartini, dan Yossi Rinaldi 1. Buku ini diterbitkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai catatan sejarah dan dokumentasi komprehensif mengenai seluruh tahapan pengawasan pemilihan umum tahun 2024 di Kota Dumai 2, 3. Melalui goresan tinta, para penulis berusaha mengabadikan setiap momen krusial mulai dari perencanaan anggaran hingga pengumuman hasil akhir agar setiap prosesnya terdokumentasi dengan baik bagi masyarakat luas. Buku ini mengulas latar belakang berdirinya Bawaslu yang berakar dari krisis kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu di masa lalu 6. Pentingnya peran lembaga ini ditekankan melalui evolusi kelembagaannya dari bersifat adhoc menjadi lembaga tetap demi menjaga kemandirian tanpa bayang-bayang penguasa. Dengan mengusung tagline “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”, sumber ini menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah kunci sukses Bawaslu dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Di dalam narasinya, buku ini menjelaskan secara mendalam mengenai struktur organisasi dan profil sumber daya manusia yang menggerakkan Bawaslu Kota Dumai. Keberhasilan pengawasan tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif dari pimpinan, jajaran sekretariat, hingga ribuan pengawas adhoc yang tersebar di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga tempat pemungutan suara. Buku ini juga memberikan potret nyata mengenai dedikasi petugas di lapangan, mulai dari proses rekrutmen yang transparan hingga berbagai kegiatan pembinaan untuk memastikan profesionalisme pengawas. Pembaca diajak untuk melihat rekam jejak pengawasan di berbagai tahap urgen, termasuk pengawasan logistik yang menantang hingga ke daerah terpencil melalui jalur laut. Buku ini mencatat secara detail hasil penghitungan suara, proses penanganan pelanggaran, hingga pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilakukan pasca putusan Mahkamah Konstitusi 18-20. Setiap aktivitas pengawasan tersebut dituangkan ke dalam ribuan Formulir Model A sebagai bukti otentik kinerja lembaga dalam menjaga integritas pesta demokrasi. Sebagai penutup, kehadiran buku ini berfungsi sebagai arsip dan bank data yang sangat berguna bagi kalangan akademisi maupun penggiat demokrasi. Isinya diharapkan dapat menjadi referensi, rujukan, serta bahan evaluasi bagi penyelenggara pemilu di masa depan untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Buku ini menjadi simbol nyata dari komitmen Bawaslu Kota Dumai dalam menyelamatkan hak pilih warga negara serta menegakkan keadilan pemilu di wilayah "Kota Putri Tujuh". Pengawasan pemilu ibarat menjadi mata dan telinga demokrasi, yang memastikan bahwa setiap suara rakyat tetap murni dan tidak ternoda oleh kecurangan sepanjang perjalanannya menuju kotak suara.