PDF Buku 2025

Echo Chamber: Dinamika Media Sosial dan Mainstream dalam Membingkai Pemilu 2024

Muhammad Habibi, H. Adam Idris

Buku ini mengkaji fenomena penting dalam Pemilu 2024, yakni munculnya "Echo Chamber" yang disebabkan oleh dominasi media sosial dalam membentuk opini publik. Melalui analisis mendalam, penulis menjelaskan bagaimana individu dan kelompok terjebak dalam ruang informasi yang hanya mengonfirmasi pandangan mereka sendiri, memperburuk...

Penerbit
Tim Kajian Strategis
Tahun Terbit
2025
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
170. Echo Chamber Dinamika Media Sosial dan Mainstream dalam Membingkai Pemilu 2024.pdf 4.79 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku ini mengkaji fenomena penting dalam Pemilu 2024, yakni munculnya "Echo Chamber" yang disebabkan oleh dominasi media sosial dalam membentuk opini publik. Melalui analisis mendalam, penulis menjelaskan bagaimana individu dan kelompok terjebak dalam ruang informasi yang hanya mengonfirmasi pandangan mereka sendiri, memperburuk polarisasi politik yang ada. Penggunaan media sosial seperti Instagram dan TikTok oleh para kandidat dalam Pemilu 2024 untuk membangun narasi politik dan mendekatkan diri dengan pemilih menjadi pusat perhatian buku ini. Buku ini juga membahas interaksi antara media sosial dan media mainstream dalam membingkai isu politik di Indonesia. Penulis mengkaji bagaimana keduanya saling memengaruhi, di mana media sosial cenderung mempercepat penyebaran informasi, tetapi sering kali tanpa verifikasi, sementara media mainstream berusaha menjaga kualitas dan kredibilitas informasi meski menghadapi persaingan ketat. Dengan berbagai studi kasus dan analisis tentang penggunaan media sosial oleh pasangan calon presiden, buku ini menggali cara-cara mereka berinteraksi dengan pemilih dan membentuk opini publik melalui platform-platform digital. "Echo Chamber: Dinamika Media Sosial dan Mainstream dalam Membingkai Pemilu 2024" juga menganalisis dampak dari fenomena ini terhadap kualitas demokrasi, menurunnya keterlibatan pemilih dalam diskusi yang sehat, dan meningkatnya ketegangan antar kelompok politik. Buku ini menawarkan wawasan tentang bagaimana dinamika media sosial dan mainstream dalam membingkai Pemilu dapat mempengaruhi persepsi publik, sekaligus memberikan rekomendasi untuk mengatasi tantangan disinformasi dan polarisasi dalam proses demokrasi di era digital.