PDF IKP 2018

Indeks Kerawanan Pemilu 2019: Pemilu Legislatif dan Presiden

August Mellaz, Yohan Wahyu, Ahsanul Minan Aditya Perdana, Daniel Zuchron, Mada Sukmajati, Muhammad Ikhsan, Deitry Aritonang, Muhammad Zaid, Nugroho Noto Susanto, Ilham Yamin, Leo Agustino, Farhan Muntafa, Aris Widodo Nuraharjo, Dede Sri Kartini, Titi Anggraeni, Engelbert Johannes Rohi, Veri Junaidi, Sunanto

Buku Indeks Kerawanan Pemilu 2019 merupakan publikasi resmi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia yang memuat hasil kajian komprehensif mengenai potensi kerawanan dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden 2019. Buku ini disusun sebagai instrumen deteksi dini untuk mengidentif...

Penerbit
Bawaslu RI
Tahun Terbit
2018
Format
PDF
Jumlah Halaman
-

File Tersedia

1 file · unduh tersedia jika diizinkan
PDF
326. Indeks Kerawanan Pemilu 2019- Pemilu Legislatif dan Presiden.pdf 48.78 MB · bisa diunduh

Deskripsi Publikasi

Buku Indeks Kerawanan Pemilu 2019 merupakan publikasi resmi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia yang memuat hasil kajian komprehensif mengenai potensi kerawanan dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden 2019. Buku ini disusun sebagai instrumen deteksi dini untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi menghambat pelaksanaan pemilu yang demokratis, inklusif, dan berintegritas. Penyusunan indeks dalam buku ini didasarkan pada empat dimensi utama, yaitu konteks sosial-politik, penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, kontestasi, serta partisipasi politik. Melalui pendekatan metodologis yang terukur dan berbasis data empiris, IKP 2019 memetakan tingkat kerawanan pemilu di seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia ke dalam kategori rendah, sedang, dan tinggi. Buku ini menjadi rujukan strategis bagi Bawaslu dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan, program, dan strategi pengawasan pemilu. Selain itu, IKP 2019 diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan pelanggaran serta mendorong terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.