Kampanye Berkelanjutan untuk Mendukung Pemilu Serentak yang Berasas Keadilan Iklim: Studi Kasus di Kabupaten Klaten
Deskripsi Publikasi
Buku Kampanye Berkelanjutan untuk Mendukung Pemilu Serentak yang Berasas Keadilan Iklim mengangkat irisan penting antara demokrasi elektoral dan krisis lingkungan yang kian mendesak. Buku ini berangkat dari kesadaran bahwa pemilu bukan sekadar proses politik, melainkan juga aktivitas sosial yang memiliki dampak ekologis nyata, mulai dari produksi alat peraga kampanye hingga jejak karbon yang dihasilkan selama masa kampanye. Melalui pendekatan kritis, buku ini menempatkan keadilan iklim sebagai prinsip yang seharusnya melekat dalam praktik demokrasi modern. Dengan mengambil Kabupaten Klaten sebagai studi kasus, buku ini menyajikan gambaran konkret bagaimana dinamika pemilu serentak berlangsung di wilayah yang memiliki kerentanan ekologis tinggi. Klaten dipilih karena karakter geografis dan ekologisnya yang khas—berdekatan dengan Gunung Merapi, memiliki banyak sumber mata air, serta rentan terhadap bencana alam. Kondisi tersebut menjadikan Klaten sebagai cermin untuk membaca tantangan pemilu berkelanjutan di daerah lain dengan karakter serupa di Indonesia. Buku ini menggabungkan pendekatan teoretis dan empiris melalui pemaparan teori politik hijau, transisi demokrasi, hingga ekofeminisme, yang kemudian dipadukan dengan hasil survei, FGD, dan wawancara. Penulis menelaah bagaimana kesadaran pemilih terhadap isu lingkungan memengaruhi pilihan politik, sekaligus mengkritisi praktik kampanye konvensional yang masih menghasilkan sampah dan emisi karbon dalam jumlah besar. Analisis ini memperlihatkan kesenjangan antara wacana keberlanjutan dan praktik politik di lapangan. Selain memetakan masalah, buku ini juga menawarkan alternatif solusi berupa konsep kampanye berkelanjutan yang ramah lingkungan. Transisi dari kampanye berbasis alat peraga fisik menuju kampanye digital, penguatan regulasi kampanye hijau, serta kemitraan antara negara, pasar, dan masyarakat menjadi gagasan utama yang diusulkan. Pendekatan ini menempatkan pemilu sebagai sarana edukasi politik sekaligus medium untuk menumbuhkan kesadaran ekologis kolektif. Secara keseluruhan, buku ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan wacana pemilu hijau dan keadilan iklim di Indonesia. Ditujukan bagi akademisi, penyelenggara pemilu, partai politik, aktivis lingkungan, serta masyarakat umum, buku ini diharapkan menjadi referensi awal dalam merancang pemilu yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, demokrasi tidak hanya melahirkan pemimpin, tetapi juga ikut merawat bumi sebagai ruang hidup bersama.
Dasar keterkaitan SDGs
Judul dan deskripsi katalog BacaGratis ditinjau 2 Oktober 2026. Kaitan tema, bukan klaim capaian indikator SDGs. Berkas penuh belum ditinjau.
Target 16.3. Tema penegakan hukum atau penyelesaian sengketa pada judul terkait akses keadilan dan kepastian hukum. Rujukan target
Target 13.2. Judul secara eksplisit menyebut keadilan iklim dalam perencanaan kampanye pemilu. Rujukan target
Ikon SDGs © Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penggunaan ikon tidak menyatakan dukungan PBB.
Informasi Detail
- ISBN
- 978-634-7280-29-9
- Bahasa
- Indonesia
- Kategori
- Lingkungan & Pertanian
- Topik
- Pemilu & Pilkada · Lingkungan & Iklim
- Format
- PDF · EPUB
- Akses
- Login wajib
- Unduh
- PDF dapat diunduh
- Total Ukuran
- 4.17 MB
- Dibaca
- 2
Masuk untuk membaca buku
PDF dan EPUB dibaca langsung di BacaGratis. EPUB tidak tersedia sebagai unduhan.
Masuk untuk membacaKETERHUBUNGAN
Jejaring pengetahuan
Klik simpul untuk langsung membuka halaman terkait. Geser bidang untuk memindahkan peta; geser simpul untuk merapikan posisi.
100%
Drag bidang = geser peta · Drag simpul = atur posisi · Klik simpul = buka halaman
8 simpul · 8 relasi